Sunday, March 29, 2015

[Mantap] Menteri ESDM Sebut Kemiskinan Justru Turun Saat BBM Naik


JAKARTA - Kementerian ESDM mencatat sejak kenaikan harga BBM tahun 2003, angka kemiskinan di Indonesia justru mengalami penurunan menurun. Hal ini lantaran pemerintah sudah mengalihkan subsidi bahan bakar minyak (BBM) ke sektor infrastruktur.
Menteri ESDM Sudirman Said mengatakan, data Kementerian ESDM mencatat ketika harga BBM bersubsidi bernilai Rp1.800 per liter, angka kemiskinan berada di angka 37 persen dari total populasi Indonesia pada 2004.

"Sedangkan pada 2013 ketika harga BBM bersubsidi seharga Rp6.500 per liter, angka kemiskinan berada di angka 25 persen. Peningkatan permintaan BBM bersubsidi membuktikan hal tersebut," jelas dia di gedung DPD Jakarta, Rabu (26/11/2014)
Sudirman menyebut, saat ini yang dibutuhkan rakyat Indonesia saat ini justru bukanlah pemberian subsidi BBM yang tidak tepat sasaran, tapi bagaimana meningkatkan rasio elektrifikasi agar mampu membantu percepatan pertumbuhan ekonomi.

"Sekarang rasio elektrifikasi di Jawa saja sudah 23.000 megawatt (mw), namun kita khawatir untuk daerah-daerah seperti Sumatera dan Kalimantan yang pertumbuhan penduduknya makin pesat dan membutuhkan energi lebih banyak," katanya.

"Makanya kita perlu ambisius untuk menciptakan pembangkit listrik sebesar 35.000 mw mendatang, namun persiapannya cukup banyak," tambah dia.

miskin   (economy.okezone.com)

mantap pak menteri, kalau begitu sekalian aja premium dihapus, terus pertamax dinaikkan setinggi-tingginya biar rakyat kita gak ada yang miskin

Link: http://adf.ly/1CHIEe
read more

Transformasi Caisar 'YKS': Religius Setelah Terpuruk

Transformasi Caisar YKS: Religius Setelah Terpuruk

Dream - Sempat merasakan berada di puncak ketenaran sebagai artis, kini kehidupan Caisar Putra Aditya berubah total.

Keterpurukan dari sisi ekonomi kini menimpa kehidupan pria yang lebih dikenal dengan Caisar 'Yuk Keep Smile' ini. Sayang, program televisi itu yang melambungkan nama dia dicabut hak siarnya, sehingga tak lagi dapat ditayangkan.

Caisar tak patah semangat. Bersama sang istri, Indadari Mindrayanti, pria kelahiran 29 Agustus 1989 ini mulai merintis bisnis dengan menjual baju bernuansa Islami dan aneka makanan. Kini Cesar pun menjadi sosok yang lebih religus. Seperti apa? lihat galeri fotonya!

Transformasi Caisar YKS: Religius Setelah Terpuruk

Transformasi Caisar YKS: Religius Setelah Terpuruk

Transformasi Caisar YKS: Religius Setelah Terpuruk

http://www.dream.co.id/photo/transfo...k-1503056.html

Link: http://adf.ly/1CGhNf
read more

1 April, Xiaomi Siap Luncurkan Produk Baru di Indonesia

Langkah Xiaomi untuk berkompetisi di pasar smartphone Indonesia tampaknya kembali dipertegas, dimana pada 1 April 2015 nanti pabrikan asal Tiongkok ini akan menghadirkan produk terbarunya. Hal ini diketahui dari undangan resmi dari Xiaomi, yang akan mengelar acara peluncuran di bilangan Jakarta.

Pada undangan yang mengusung tagline "Taking It To The Next Level" itu, disebutkan akan dihadiri Hugo Barra (VP International Xiaomi) dan Steve Vickers (General Manager, SEA, Xiaomi).

Sayang, belum ada kejelasan atau bocoran info terkait produk yang akan diluncurkan nanti. Ada kemungkinan itu adalah Xiaomi Redm1 2, yang seperti diketahui sudah di pasarkan di India beberapa waktu lalu. Atau bisa jadi Mi Note baru? Kita tunggu saja nanti. (Woro Ari Prianto)

http://www.tabloidpulsa.co.id/news/2...u-di-indonesia

ayo beli gan

Link: http://adf.ly/1CGFUg
read more

Warga Tionghoa lakukan tradisi Ceng Beng

Tangerang, Banten (ANTARA News) - Ratusan warga keturunan Tionghoa mendatangi kuburan Tanah Cepek di Tangerang, Banten, untuk melakukan ziarah kubur Ceng Beng atau Ching Bing untuk mendoakan serta memberikan sesajen bagi arwah leluhur.

"Sejak seminggu ini jumlah peziarah yang datang ke sini terus meningkat terutama pada hari libur. Puncaknya kemungkinan pada pekan depan," kata seorang penjaga makam, Ismail, di Tangerang, Banten, Minggu.

Menurutnya, warga keturunan Tionghoa yang ziarah kubur terus berdatangan dari pagi, siang sampai sore hari.

"Sudah beberapa hari kuburan ini dipenuhi warga untuk ziarah dan banyak yang memanen rezeki saat ini," katanya.

Ia mengakui, saat Ceng Beng memang merupakan saat para penjaga dan pengurus kuburan berharap dapat panen rejeki, karena pada saat itu peziarah datang sangat banyak.

Biasanya, katanya, warga yang usai ziarah membagikan uang kepada pengurus kuburan bahkan kepada anak-anak kecil.

"Kalau Ceng Beng datang, banyak orang sekitar kuburan yang semula tak pernah kelihatan, saat ini pada berdatangan dengan harapan dapat rejeki," kata Ismail.

Saat tiba di kuburan, warga Tionghoa mempersiapkan sejumlah sesajen, seperti hio dan lilin merah untuk dibakar, kemudian membakar kertas yang digambari sebagai uang, menyiapkan jajanan, buah-buahan, kue, permen, kacang, sayuran, serta air mineral.

"Makanan dan minuman yang disajikan biasanya yang disenangi oleh leluhur saat masih hidup," kata Gho Kho Ni, seorang warga keturunan Tionghoa yang ziarah kubur ke makam suaminya.

Sekalipun Ceng Beng jatuh pada tanggal 5 April, namun sejak 10 hari sebelum tanggal itu, sesuai kepercayaan warga Tionghoa, sudah boleh ziarah kubur.

Menurut Tradisi Tionghoa, setiap 5 April adalah hari Ceng Beng. Dalam bahasa Mandarin Ceng Beng berarti terang dan cerah.

Pada saat itu warga Tionghoa beramai-ramai pergi ke pemakaman orang tua, keluarga serta leluhur untuk melakukan upacara penghormatan.

Upacara penghormatan dilakukan melalui berbagai jenis, misalnya saja dengan membersihkan kuburan, menebarkan sampai membakar kertas yang sering dikenal "gincua" atau kertas perak.

Warga Tionghoa percaya Ceng Beng merupakan hari baik karena cuaca cerah dan bagus serta arwah turun ke bumi.

Mereka juga percaya saat membakar hio dan memberikan sesajen, arwah akan datang dan menikmati sesajen yang dihidangkan.

http://www.antaranews.com/berita/487...disi-ceng-beng

sembahyang kubur gan

Link: http://adf.ly/1CGA7x
read more

Lulung: Soal Pemanggilan Ahok, DPRD Enggak Jadi Undang Istrinya Kan?

JAKARTA, KOMPAS.com — Sebagian besar pakar yang dimintai keterangan panitia khusus hak angket DPRD DKI Jakarta mengimbau agar Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dihadirkan dalam proses penyelidikan tersebut.

Dengan demikian, sebagai pihak yang diselidiki, Ahok memiliki kesempatan untuk mengklarifikasi dugaan pelanggaran kebijakan yang dilakukannya. Proses penyelidikan itu juga akan adil dengan kehadiran Ahok. [Baca: Biar "Fair", Pakar Hukum Tata Negara Sarankan Ahok Harus Dipanggil]

Menanggapi anjuran ini, Wakil Ketua DPRD DKI Abraham "Lulung" Lunggana mengatakan, masih belum ada kepastian kapan Ahok akan dipanggil. "Ya, nantilah kita coba (panggil). Kita juga enggak jadi undang istrinya kan," ujar Lulung, Jumat (27/3/2015).

Lulung tampak belum yakin soal pemanggilan Ahok. Dia pun berbalik mengatakan bahwa tim angket sendiri juga batal untuk memanggil istri Ahok, Veronica Tan. Lulung menjelaskan batalnya pemanggilan Veronica memiliki alasan yang sama dengan batalnya pemanggilan Basuki.

Tim angket beranggapan bahwa mereka telah mendapat cukup banyak keterangan dari pihak yang diundang sebelumnya, seperti dari Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Sylviana Murni. Karena itu, pemanggilan terhadap Veronica tidak lagi diperlukan.

Begitu pula dengan pemanggilan terhadap Basuki. Menurut Lulung, sejauh ini keterangan dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) juga sudah cukup.

Sebelumnya, pansus hak angket berencana meminta keterangan Veronica Tan terkait penyaluran bantuan corporate social responsibility (CSR) dan dugaan bahwa ia memimpin rapat soal revitalisasi Kota Tua di Balai Kota, seperti foto yang beredar di berbagai media.

Namun, akhirnya panitia angket batal memanggil Veronica dengan alasan mereka sudah mendapat keterangan yang cukup dari Deputi Gubernur Bidang Kebudayaan dan Pariwisata Sylviana Moerni, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Purba Hutapea, yang menghadiri rapat tersebut.

ada apa yah? Kok tiba" melempem... Ane udah nungguin dipanggil nh Ahoknya n dua pihak ini debat depan publik kalo bisa biar jelas.

Link: http://adf.ly/1CG4uD
read more

Blog Archive