BERITA TERKINI

Thursday, April 17, 2014

Guruh Soekarno Putra: Jokowi BELUM PANTAS Maju di 2014



Alangkah baiknya Jokowi diberi waktu mengisi pengetahuan dan pengalaman dulu, mungkin dia bisa maju pada 2019

JAKARTA - Jalan melangkah menuju kursi Presiden periode 2014-2019 ini bukanlah hal yang mudah yang akan dilalui calon presiden dari Partai PDIP Joko Widodo alias Jokowi. Kali ini datang lontaran kritik dari putra bungsu Proklamator Bung Karno, Guruh Soekarno Putra yang menilai pencalonan Jokowi terlalu cepat.

�Saya bilang pak Jokowi buat saya bagus, berprestasi, dan loyal terhadap ajaran Bung Karno. Saya Pribadi bangga terhadap pak Jokowi, hanya saja untuk menjadi presiden alangkah baiknya diberi waktu mengisi pengetahuan dan pengalaman, mungkin dia bisa maju pada 2019, tapi itu pendapat pribadi,� ujar Guruh di kediamannya, di Jalan Wijaya kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (16/4).

�Saya belum melihatnya sebagai sosok capres ideal, meskipun Jokowi memang pemimpin yang suka bekerja keras dan baik, terutama saat menjabat sebagai wali kota Solo,� kata Guruh di Gedung DPR, Selasa (15/4/2014). Rupanya, bagi Guruh referensi kinerja Jokowi yang kini Gubernur DKI Jakarta belum nyata terbaca. Diingatkan Guruh, Jokowi belum lama memimpin Jakarta, bahkan belum separuh periode.

Muhammad Guruh Irianto Sukarnoputra, 61, adalah adik kandung Megawati Soekarnoputri, bungsu dari lima anak Soekarno dari istri ketiganya yang juga Ibu Negara pertama RI, Fatmawati. Guruh menyarankan Jokowi belajar politik lebih dalam dan lebih luas karena tidak akan mudah memimpin Indonesia.

============

hmm..ini baru soekarnois sejati..totally agree pak selain masih harus banyak duduk belajar..syarat presiden itu harus merdeka, dan bisa mengemban penuh mandat dr rakyat.

so next time aja pak joko.. banyak calon lain yg lebih baik dr pak joko untuk saat enih. untuk kebaikan indonesia tercinta mari katakan : say no to jokowi

http://www.pemimpinbaru.com/145-guru...u-setelah-2014

Arema Butuh Psikiater



Apa dibalik kehebatan Liverpool musim ini, semua pasti sepakat bahwa Brendan Rodgers adalah sosok pelatih yang mempunyai kehebatan dalam meracik skuat yang secara susunan bisa dibilang 'pas-pasan' kalau dibandingkan dengan Manchester City ataupun Chelsea.

Namun, Brendan Rodgers sendiri menolak anggapan itu, karena dirinya mengakui hanya menyiapkan strategi di lapangan. Lalu siapakah yang menciptakan energi kepada pemain untuk bertarung dengan fighting spirit tinggi yang dikobarkan melawan siapapun, mampu menciptakan suasana kekeluargaan serta memperbaiki mental tim?.

KLIK DISINI! untuk melihat lebih lengkapnnya

Sejumlah Mahasiswa ITB Kritik Demonstrasi Tolak Jokowi

Sejumlah Mahasiswa ITB Kritik Demonstrasi Tolak Jokowi



Penolakan terhadap Joko Widodo oleh sekitar 100 orang mahasiswa Institut Teknologi Bandung (ITB) di depan gerbang kampus ternyata tidak didukung bulat oleh mahasiswa lainnya.

Malah beberapa mahasiswa yang diwawancara mengaku menyalkan insiden itu. Terutama, sebagian mahasiswa yang antusias menunggu kedatangan Gubernur DKI Jakarta itu untuk memberi kuliah umum.

Mahasiswa elektro angkatan 2009, Imam Arief Rahman, memaparkan, sebenarnya semua mahasiswa ITB yang masuk dalam Keluarga Mahasiswa ITB sudah sepakat tentang pemahaman "politisasi kampus".

"Sebenarnya sah-sah saja ketika banyak tokoh nasional atau bahkan capres datang kesini. Namun tak boleh ada spanduk ajakan atau bahkan orasi ajakan kepada mahasiswa dalam kuliah umumnya," ujar Imam Arief Rahman yang juga mantan pengurus KM ITB tersebut, Kamis (17/4).

Imam memaparkan, bahwa ada ketidaksamaan tentang pandangan politisasi kampus.

"Kalau ada pamflet dan sebagainya bisa dikategorikan politisasi kampus. Memang itu aksi temen-temen ITB sendiri, hanya saya melihat temen-temen mahasiswa juga terjebak dengan adanya politisasi terhadap mahasiswa," katanya.

"Seperti yang saya temukan menjelang kedatangan Pak Jokowi di ITB, saya menemukan adanya pamflet 'tolak capres ingkar janji' di sekitaran Masjid Salman ITB," terangnya.

Dulu sebelum masa Pileg 9 April dimulai, bahkan sebelum kampanye jauh-jauh hari, ada sejumlah tokoh nasional yang datang ke ITB tetapi tidak ditolak oleh rekan-rekan mahasiswa.

"Ada apa ini saya sangat heran. Dua minggu sebelum kampanye pileg saya ingat ada Rizal Ramli, Dahlan Iskan, Gita Wiryawan dan Yusril Ihza Mahendra datang ke ITB tidak ditolak," ujarnya.

Mahasiswa ITB lainnya, Apriyanto, menyayangkan Gubernur DKI itu batal memberikan kuliah umum tentang smart city.

"Padahal saya sudah berdesak-desakan saat Pak Jokowi dikabarkan akan datang ke ITB dan memberikan kuliah umum," sesalnya. [ald]

Link :http://politik.rmol.co/read/2014/04/17/151705/Sejumlah-Mahasiswa-ITB-Kritik-Demonstrasi-Tolak-Jokowi-


1. "Sebenarnya sah-sah saja ketika banyak tokoh nasional atau bahkan capres datang kesini. Namun tak boleh ada spanduk ajakan atau bahkan orasi ajakan kepada mahasiswa dalam kuliah umumnya," ujar Imam Arief Rahman yang juga mantan pengurus KM ITB tersebut, Kamis (17/4).


2. Dulu sebelum masa Pileg 9 April dimulai, bahkan sebelum kampanye jauh-jauh hari, ada sejumlah tokoh nasional yang datang ke ITB tetapi tidak ditolak oleh rekan-rekan mahasiswa.

"Ada apa ini saya sangat heran. Dua minggu sebelum kampanye pileg saya ingat ada Rizal Ramli, Dahlan Iskan, Gita Wiryawan dan Yusril Ihza Mahendra datang ke ITB tidak ditolak," ujarnya.

3. "Seperti yang saya temukan menjelang kedatangan Pak Jokowi di ITB, saya menemukan adanya pamflet 'tolak capres ingkar janji' di sekitaran Masjid Salman ITB," terangnya.

Kalian tau Masjid Salman itu basis pergerakan partai mana ???
Googling aja deh.....

Jadi kesimpulannya siapa sekarang yang mempolitisasi kampus ini ??

Jokowi Diusir Mahasiswa ITB dari Kampus



TEMPO.CO, Bandung - Sekitar seratus mahasiswa Institut Teknologi Bandung melakukan aksi penolakan terhadap calon presiden dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Joko Widodo alias Jokowi, di gerbang kampus mereka. Kedatangan Gubernur DKI Jakarta itu disambut demonstrasi mahasiswa ITB sekitar pukul 13.00 WIB.
Mahasiswa dari berbagai jurusan itu berkumpul di depan gerbang kampus, berorasi dan membentangkan spanduk penolakan Jokowi ke ITB. "Kampus netral harga mati, pulang, pulang," teriak mahasiswa berulang-ulang sambil menghadang laju mobil rombongan Jokowi. (Baca: Jika Kalla Wapres Jokowi, Warga NU Dukung Prabowo)
Mobil rombongan Jokowi sempat dihadang mahasiswa. Jokowi pun tak muncul di kampus itu. Namun aksi di tengah hari yang terik itu memaksa petugas keamanan bertindak. Mereka mendorong massa yang menghadang. Sebuah mobil berpelat nomor B-1686-RFR sempat berhenti lima menit.
Sejumlah kendaraan sedan yang mengekor di belakang mobil yang diperkirakan ditumpangi oleh Jokowi itu juga ikut berputar arah. "Enggak tahu ke mana perginya," kata Direktur Lembaga Kemahasiswaan ITB Brian Yuliarto kepada Tempo. (Baca: Diusir Mahasiswa Bandung, Prabowo Kecewa Berat)
Mahasiswa menilai kedatangan Jokowi ke ITB berbau politis. Sebab, kedatangannya itu menjelang pemilihan presiden 9 Juli mendatang. Rencananya, hari ini Jokowi sebagai Gubenur DKI Jakarta akan menandatangani nota kerja sama dengan ITB. Ia juga dijadwalkan memberi kuliah umum di Aula Timur ITB mulai pukul 13.00 WIB.
Fauzan Yudo, mahasiswa ITB, mengatakan mereka mempertanyakan alasan Jokowi baru hadir ke kampusnya saat ini untuk menandatangani kerja sama. "Janggal, karena kerja sama itu sejak September 2013 diagendakan, tapi kenapa baru sekarang dia mengiyakan?" ujarnya. (Baca pula: DPD Persilakan Mega dan Jokowi Cari Calon Wapres)
Hingga Kamis siang, 17 April 2014, Tempo masih berusaha meminta konfirmasi dari Jokowi soal pengusirannya dari kampus ITB.
ANWAR SISWADI

[berasa deja vu nyet] Jokowi Bantah Urus "Copras-capres" di Bandung

Jokowi Bantah Urus "Copras-capres" di Bandung

JAKARTA, KOMPAS.com � Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo membantah kedatangannya ke Bandung pada Kamis (17/4/2014) memiliki muatan politis. Menurut Jokowi, kunjungan ke luar kota tersebut berkaitan dengan jabatannya sebagai gubernur.

"Ndak ada politik, ndak ada copras-capres," ujar Jokowi saat keluar ruangan acara penandatanganan nota kesapahaman atau MoU Pemprov DKI dengan Institut Teknologi Bandung (ITB), Jalan Taman Sari, Bandung, Kamis siang.

Di Bandung, Jokowi melakukan dua aktivitas. Pertama, Jokowi bertemu Wali Kota Bandung Ridwan Kamil. Selain temu kangen setelah lama tidak berjumpa, keduanya membahas kerja sama Pemkot Bandung dengan Pemprov DKI Jakarta soal pembangunan kawasan ekonomi khusus di dua kota tersebut.

Setelah bertemu Ridwan Kamil, Jokowi bertolak ke kompleks ITB demi menandatangani nota kesepahaman di bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Kerja sama meliputi pengelolaan air, sungai, penanggulangan bencana di Jakarta, dan pengembangan DKI Jakarta sebagai smart city, kota berbasis teknologi canggih.

"Iya benar, itu saja. Ndak ada lain-lain," lanjut Jokowi.

Agenda ketiga, Jokowi hendak menjadi keynote speaker pada kuliah umum di ITB. Sayang, agenda ketiga ini gagal karena ratusan mahasiswa ITB menolak kedatangannya.

Mereka membentangkan spanduk bertuliskan "Tolak Politisasi Kampus" hingga "Turut Berdukacita atas Politisasi Kampus". Mahasiswa memblokade jalan dengan spanduk sambil berteriak-teriak.

Saat rombongan Jokowi dan Rektor ITB hendak masuk kampus, kericuhan pecah. Mobil pengawal pribadi Jokowi yang berada paling depan jadi bulan-bulanan teriakan mahasiswa. Polisi dan para petugas keamanan kampus berhasil memukul mundur para mahasiswa.

Di tengah kericuhan, mobil yang dinaiki Jokowi dan Rektor ITB tak jadi masuk kampus. Mobil sedan hitam itu melaju menuju Jalan Ir H Juanda dan masuk ke kediaman dinas rektorat.

Sementara mobil yang ditumpangi Jokowi dan rektor pergi, mobil pengawal Jokowi masih terjebak di kerumunan mahasiswa. Sekitar 10 menit kemudian, mobil itu baru bisa keluar dari barikade mahasiswa.

Jokowi langsung bertolak ke Jakarta. Sekitar pukul 17.40 WIB, rombongan Jokowi sampai ke rumah dinasnya di Jalan Taman Surapati 7, Menteng, Jakarta Pusat.

http://megapolitan.kompas.com/read/2...res.di.Bandung

--------------

ga mikir copras-capres ... urusan ucrit-ucrit itu

[Prestasi]Utang Luar Negeri RI Naik 7,4% Jadi Rp3.108 T

JAKARTA - Bank Indonesia mencatat utang luar negeri (ULN) Indonesia pada Februari 2014 tercatat USD272,1 miliar atau Rp3.108,47 triliun jika mengacu kurs Rupiah sebesar Rp11.424 per USD. Angka tersebut tumbuh 7,4 persen (yoy) dibandingkan dengan posisi bulan yang sama tahun 2013.

Dengan perkembangan ini, pertumbuhan ULN pada Februari 2014 tercatat sedikit meningkat bila dibandingkan dengan pertumbuhan Januari 2014 sebesar 7,2 persen (yoy).

Berdasarkan data BI, Jakarta, yang dipublikasikan Kamis (17/4/2014), posisi ULN pada Februari 2014 terdiri dari ULN sektor publik sebesar USD129,0 miliar dan ULN sektor swasta USD143,1 miliar.

Peningkatan pertumbuhan ULN pada Februari 2014 terutama dipengaruhi kenaikan posisi ULN sektor publik, sedangkan pertumbuhan ULN sektor swasta melambat.

ULN sektor publik tumbuh sebesar 3,2 persen (yoy), lebih tinggi dari pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 1,9 persen (yoy). Sementara itu, posisi ULN sektor swasta tumbuh 11,6 persen (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan bulan sebelumnya sebesar 12,5 persen (yoy)

Untuk utang luar negeri sektor swasta, pinjaman masih didominasi sektor swasta nonbank yang sebesar USD119,006 miliar. Kurang lebih 83,18 persen dari total utang luar negeri sektor swasta. Angka tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya di angka USD117,39 miliar.

Sementara itu, utang luar negeri pemerintah dan bank sentral tercatat meningkat sekira USD1,109 miliar hingga mencapai USD129,031 miliar. Besaran tersebut masih didominasi utang pemerintah yang mencapai sekira 94,48 persen atau sekira USD121,912 miliar.

Utang luar negeri BI sendiri pada Februari 2014 tercatat mencapai USD7,119 miliar atau turun sekira USD1,926 miliar dari besaran utang bulan sebelumnya yang mencapai USD9,045 miliar.

http://economy.okezone.com/read/2014...jadi-rp3-108-t

Jokowi siapkan Rp 1 triliun revitalisasi Pasar Benhil

Jokowi siapkan Rp 1 triliun revitalisasi Pasar Benhil

Pasar Bendungan Hilir (Benhil) akan direvitalisasi menjadi pasar modern. Nantinya, akan ada bangunan hotel 40 lantai dan dibuat akses terintegrasi dengan pasar.

"Pasar tradisional tetap ada, perkantoran dan hotel di ruko-ruko. Terintegrasi di bawah dan atas," ujar Dirut PD Pasar Jaya, Djangga Lubis di Balai Kota Jakarta, Jumat (4/10).

Nilai itu berasal dari swasta. Sedangkan untuk pembangunannya dilakukan pihak ketiga yakni PT Kurnia.

"Hampir Rp 1 triliun dari dana developer, pure swasta, kerjasama dengan pihak ketiga, PT Kurnia," jelasnya.

Djangga berharap pembangunan bisa di mulai tahun depan. Untuk tahap awal, pihaknya akan membongkar pasar dan sementara pedagang ditempatkan di lokasi penampungan di ruko-ruko sekitarnya pasar.

"Kita targetkan tahun depan sudah mulai, kita bongkar terus buat penampungan di ruko-ruko depan pasar. Nanti kira-kira dua tahun selesai," ucapnya.

Ia menjamin pedagang asli pasar akan tetap mendapat kios. Saat ini, ada 611 pedagang yang berdagang di Pasar Benhil.

Link : http://www.merdeka.com/jakarta/jokow...ar-benhil.html

Bayangkan apabila pasar-pasar tradisional kita dirubah menjadi pasar modern. Rakyat-rakyat kecil akan semakin sejahtera. Kekayaan bukan hanya milik orang kaya saja yang bisa menyewa Kios di Mal-Mal besar.

Semoga apabila Jokowi Terpilih Jadi Presiden RI, Pasar-pasar tradisional bisa dibenahi agar sanggup bersaing dengan gempuran mal-mal besar.


Kami tidak berharap janji-janji surga. Sekecil apapun itu yang penting bisa bermafaat untuk hajat hidup orang banyak.



Blog Archive