BERITA TERKINI

Monday, May 13, 2013

Ahok: Cuci "Dosa" Prabowo, Emang Saya Rinso

BANGKAPOS.COM, JAKARTA - Basuki Tjahaja Purnama menepis anggapan bahwa dirinya dipilih Prabowo menjadi pendamping Joko Widodo untuk menghapus "dosa" mantan Panglima Komando Strategi Angkatan Darat itu pada etnis China terkait kerusuhan 1998.

Basuki yang kini menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta menceritakan, bahwa dia dipilih oleh Prabowo karena kepercayaan. Menurutnya, itu pesan Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra kepadanya.

"Tapi orang di luar sana bilang pak Prabowo memanfaatkan saya karena cuci dosa. Emang saya Rinso. hehee...," kata Basuki yang akrab disapa Ahok, saat bertemu dengan Jacob Oetomo di kantor Kompas, Jumat (10/5/2013).

Basuki pun menegaskan bahwa tudingan tersebut tidak benar. Sebab ketika namanya disebut Prabowo, Hasyim Djojohadikusumo (adik Prabowo) langsung menolaknya.

"Kalau itu skenario untuk memanfaatkan saya, pak Hasyim nolak enggak? Pak Hasyim langsung tinggalin rapat, marah-marah," tutur pria yang akrab disapa Ahok itu.

Menurut Basuki, Hasyim tidak suka padanya karena terkait kasus KTP di Tanah Merah yang menyebabkan anak-anak kehilangan haknya untuk sekolah. Saat itu, kata Basuki, dia langsung datang ke sana bagi-bagi kartu nama agar anak-anak di sana bisa sekolah.

Rupanya, di Tanah Merah ada yayasan yang ingin mengurus hal ini. Mereka marah karena Basuki dianggap ikut campur tangan.

"Dia (orang yayasan) marah-marah ketika saya datang ke sana bagi-bagi kartu nama. Dia bilang, bapak tahu enggak ini yayasan siapa? Yayasan Hasyim Djojohadikusumo, orang kaya," tutur Basuki.

"Orang kaya bayar pajak enggak, saya tanya. Rupanya disampaikan, makanya Pak Hasyim marah sama saya, heheee," ujar Basuki terkekeh.

Selain itu, lanjut dia, Hasyim inginnya Deddy Mizwar yang mendampingi Jokowi. Namun hasil survei tidak sepakat dengan yang diinginkan Hasyim. Sebab, survei menginginkan calon gubernur dan calon wakil gubernur DKI Jakarta yang memiliki rekam jejak bagus.

"Kalau Deddy Mizwar cuma jual suku Betawi, kalah sama Nara. Ini ada analisa akademisnya," ucapnya.

Akhirnya, terpilihlah Basuki sebagai pendamping Jokowi, yang pada 15 Oktober 2012 menjadi pemenang Pilgub DKI Jakarta.
http://bangka.tribunnews.com/2013/05...ang-saya-rinso

oh..adiknya probowo, ternyata... [imagetag] tapi emang gila si ahok, sudah di grindra masih juga buka aib kayak gini.

Blog Archive